Saham Bank Gede Ambles
Saham Bank Gede Ambles

IHSG Jatuh Karena Saham Bank Gede Ambles

Ges-r.com Saham Bank Gede Ambles – Pada awal perdagangan saham Jumat, 26 November 2021 ini, saham milik bank-bank besar mengalamai penurunan sampai ke zona merah. Alhasil Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun anjok pada pagi ini.

Nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp 2,69 triliun dengan volume perdagangan 6,35 miliar saham. Data ini dilihat dari BEI atau Bursa Efek Indonesia pada pukul 09.28 WIB. IHSG mengalami penurunan harga saham sebesari 0,20% ke 6.685,68 setelah naik dalam 2 hari terakhir.

Di sisi lain, para investor asing melakukan pembelian saham bersih senilai Rp 32,53 miliar di pasar regular dan Rp 386,31 juta di pasar negosiasi dan pasar tunai. Jika melihat data yang ada, sebanyak 192 saham stagnan, 163 saham naik, dan 273 saham turun.

Dari 11 indeks sectoral, hanya terdapat 3 indeks yang menguat, yaitu indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang mengalami kenaikan sebesar 0,38%, indeks transportasi & logistic (IDXTRANS) yang terkerek 0,45%, dan indeks sector teknologi (IDXTECHNO) yang terapresiasi 0,13%. Sementara, indeks sector finansial atau keuangan (IDXFINANCE) melorot hingga 0,3%.

Berikut daftar Saham Bank Gede Ambles pada pagi ini:

  1. Bank Danamon Indonesia (BDMN), saham -0,80%, ke Rp 2.490/saham
  2. Bank Central Asia (BBCA), saham -0,34%, ke Rp 7.400/saham
  3. Bank Negara Indonesia (BBNI), saham -1,74%, ke Rp 7.050/saham
  4. Bank Rakyat Indonesia (BBRI), saham -0,47%, ke Rp 4.200/saham
  5. Bank Mandiri (BMRI), saham -1,70%, ke Rp &.225%

Melihat data di atas, saham-saham bank BUMN yaitu BBNI menguat setelah 2 hari perdagangan dan anjlok hingga 1,74% ke harga Rp 7.050/saham. Investor asing pun tercatat melakukan jual bersih saham BBNI seharga Rp 12,81 miliar di pasar regular.

Info terbaru lainnya menyatakan bahwa BBNI memberikan fasilitas pinjaman kepada emiten consumer milik pengusaha Sudhamek, PT Garudafood Putra Puri Tbk (GOOD), senilai 1 triliun.

Penurunan terbesar kedua terjadi di saham BBRI yang menunjukkan depresiasi hingga 0,47%.

Penutupan perdagangan pasar saham Amerika Serikat (AS) pada Kamis (25/11/2021) membuat sentiment positif yang cenderung minim yang berakibat IHSG rawan terkoreksi pada hari ini.

Sebaliknya, kemunculan varian virus Corona baru nyatanya telah membawa sentiment negatif. Di mana varian B. 1. 1. 529 Covid-19 ini disebut telah terdeteksi di Afrika Selatan.

Dalam penjelasan ilmuan asal Afrika, Varian B. 1. 1. 529 mengandung beberapa mutase yang berkaitan dengan peningkatan resistensi antibody. Ini diyakini para ilmuan dapat mengurangi efektivitas vaksin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.