Proyek Besar Indonesia Mangkrak
Proyek Besar Indonesia Mangkrak

Proyek-Proyek Besar Indonesia Yang Terancam Mangkrak

Ges-r.com Proyek Besar Indonesia Mangkrak -Selama hampir 2 periode, Joko Widodo menjabat sebagai Presiden RI. Dalam 7 tahun ini pula, Presiden Jokowi telah banyak membangun infrastruktur Indonesia. Namun, di sisi lain proyek-proyek besar Indonesia yang mangkrak di era Jokowi juga tidak kalah banyak.

Agus Pambagio, Pengamat Kebijakan Publik menyebutkan hampir 10 megaproyek yang terancam mangkrak. Istilah mangkrak di sini bukan hanya diartikan sebagai proyek yang tidak selesai digarap, namun juga proyek yang telah berhasil diselesaikan, akan tetapi tidak dioperasikan sebagaimana mestinya dan berpotensi merugi.

Lantas apa saja proyek-proyek besar Indonesia yang mangkrak tersebut, serta seberapa besar anggaran yang telah digelontorkan? Simak ulasannya!

Megaprotek di Indonesia yang Berpotensi Mangkrak

Nah, berikut ini beberapa megaproyek yang terancam mangkak dan mendatangkan kerugian.

1.      Bandara Kertajati

Pembangunan yang memakan dana sebesar Rp 4,91 triliun dan berasal dari APBN, APBD, BUMN serta KPBU ini sebenarnya telah rampung digarap pada tahun 2018 lalu.

Pesawat Kepresidenan Indonesia pun telah mendarat sebagai yang pertama kalinya saat peresmian Bandara Kertajati. Namun sayang, bandara yang memiliki kapasitas 29 juta penumpang per tahun ini gagal beroperasi.

2.      Tol Manado-Bitung

Dengan anggaran pengerjaan Rp 8,93 triliun, jalan tol yang mulai dibangun pada 2016 ini juga berpotensi mangkrak. Proyek-proyek besar Indonesia yang mangkrak ini telah mundur dari perkiraan awal. Di mana PT Jasamarga Manado-Bitung telah menargetkan jalan tol siap digunakan sejak Agustus 2021 lalu.

3.      Tol Cisumdawu

Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan juga berpotensi mangkrak dan menyebabkan kerugian. Jalan tol yang dibangun sepanjang 60,1 km ini memakan biaya konstruksi sebesar Rp 5,5 triliun.

Walaupun pengerjaan sebagian seksi jalan tol sudah selesai 100%, namun di bagian seksi akhir, pengerjaan masih kurang dari 50%.

4.      Pelabuhan Patimban

Megaproyek di bidang kelautan yang memakan anggaran hingga Rp 43,22 triliun ini pun mulai mengkhawatirkan dan ada potensi mangkrak.

Walaupun sudah banyak anggaran yang dikeluarkan dan proyek tampak berjalan lancar, namun kerokan alur pelayaran di area pelabuhan masih sangat dangkal. Hal ini menjadi penghambat utama bagi kapal-kapal besar untuk menepi.

Akses jalan darat menuju pelabuhan pun belum memadai, sehingga sangat menghambat operasional di Kawasan pelabuhan.

5.      Kereta Cepat Jakart-Bandung

Proyek-proyek besar Indonesia yang mangkrak lainnya yaitu proyek kereta cepat dari Jakarta-Bandung. Proyek yang ditangani PT Konsorsium Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ini mengalami pembengkakan anggaran, dari Rp 86,19 triliun menjadi Rp 113,73 triliun.

Sementara penyebab mangkraknya megaproyek ini disinyalir karena minimnya penumpang.

Selain lima megaproyek di atas, masih ada beberapa proyek-proyek besar Indonesia yang mangkrak lainnya. Meski sebagian masih terus digarap, namun potensi kerugian dari ketidak produktifan proyek masih menjadi momok tersendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.